Ini tidak hanya tentang mengunjungi tempat suci secara periodik.
Ini tidak hanya tentang memberikan sebagian milik kita.
Ini tidak hanya tentang menundukkan badan ke tanah.
Ini tidak hanya tentang mendekatkan badan ke altar.
Ini tidak hanya tentang menahan rasa lapar dan dahaga.
Ini tidak hanya tentang melipatgandakan pengikut ajaran.
Ini tidak hanya tentang dosa dan pahala.
Ini tidak hanya tentang menyalakan dupa dan sesajen.
Ini tidak hanya tentang mengucapkan mantra-mantra.
Ini tidak hanya tentang menghindari yang dilarang.
Ini tidak sekedar menyalahkan orang yang berbeda keyakinan.
Ini tidak hanya tentang menghapalkan seluruh ayat.
Ini tidak hanya tentang dogma-dogma.
Ini tidak hanya sekedar melaksanakan ritual-ritual.
Tapi lebih dari itu..
Ini semua tentang melihat dengan mata hati, ketenangan jiwa dan kesadaran bahwa semuanya akan bermuara pada satu kepastian. Ini tentang membuat kehidupan lebih baik dan harmonis. Ini tentang kesadaran. Ini tentang mengembalikan manusia kepada wujud hakikinya. Ini semua tentang sesuatu yang bahkan tidak mampu kita bayangkan. Ini semua melebihi kemampuan kita sebagai manusia untuk mencari tahu.
Dan masih banyak hal lain tentang ini yang harus digali, bukan dipaksakan.
powered by OTAKKANANBERRY
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Reflecting modernity through a convex glass in a church
Last Sunday morning, while attending weekly mass at kodaira's local catholic church, i noticed something strange. I have been here for s...
blogroll
-
minum orange juice sambil ngaca.. kok rasanya jadi kaya yakult yak! asem! oh mungkin gara2 minumnya sambil ngaca.. (Tue, 23 Nov 2010 01:09:2...
-
Salah satu rantai ikatan yang menjadi benang merah evolusi gawai berupa handphone yang masih ada dari zaman nokia/motorola lipat antena dita...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar