Tampilkan postingan dengan label myself. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label myself. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

skripsi.. never ending bleeding

kegembiraan hari terakhir UAS semester 9 (tenang, angka 9 ini bukan berarti gw tipe mahasiswa abadi yang kelebihan waktu kuliah) buyar tiba-tiba ketika ketua kelas (eh ini kuliahan loh ya! bukan SMA, tapi ya iya sih ada ketua kelasnya.. kayak anak smp inpres kan?!) ngasih pengumuman bahwa semua mahasiswa kelas gw tidak boleh pulang karena siang ini pihak sekretariat (bayangkan bahwa skretariat yang gw maksud adalah unit kerja professor Snape, di dalamnya banyak dementor yang jadi staf) akan memberikan briefing terkait penyusunan skripsi. OKE, SKRIPSI! kata yang sangat jadi momok buat gw. entah kenapa kata ini sangat angker buat gw, mungkin karena gw terlalu banyak menonton film horor dengan tema perkuliahan dimana aktor utama film-film itu mati mengenaskan karena sebuah takdir bernama skripsi.. yah semacam final destination gitu lah.

Dua jam penuh sosialisasi skripsi yang seingat gw (seingat gw loh ya, realisasinya.. entah) penuh dengan ucapan kalimat yang diawali dengan frase "kalian harus!", "kalian tidak boleh!", "awas gagal!", "D.O!". kalimat-kalimat tadi terdengar lebih mengerikan daripada sumpah-serapah emaknya Malin Kundang kan?! Sumpah, beneran deh semua rencana liburan indah harus sirna secepat ini. Pulang dari acara briefing, sebagian besar temen-temen gw pasti kepikiran "mau nulis apa ya...", "siapa ya yang enak dijadiin dosen
pembimbing ya...", atau "toilet mana?! mana toilet?!"

Pengerjaan skripsi di kampus gw secara garis besar dibagi jadi tiga proses, bikin outline (proposal), ngumpulin data, nyusun skripsi sampe revisi. Maaf, ngupil sambil cari referensi literatur atau pup sambil cari inspirasi latar belakang penelitian tidak termasuk proses penyusunan skripsi. PADAHAL INI PENTING!

Proses pembuatan otlen gw nggak bisa dibilang lancar, tapi juga nggak bisa dibilang molor. Nggak bisa dibilang lancar karena dalam proses ini gw harus bikin 4 otlen sebelum akhirnya gw bikin otlen ke-lima yang disetujui dosen pembimbing. Salahnya gw adalah terlalu sok-sok-an bikin otlen dulu sebelum nyari calon dosen pembimbing. Otlen pertama, ditolak dosen karena terlalu banyak faktor yang gw abaikan. Otlen kedua, gak kelar karena ternyata gw harus ganti tema skripsi, gw juga harus nyari dosen pembimbing baru. Otlen ketiga, gak direspon oleh calon dosen pembimbing kedua. Otlen keempat, digagalkan oleh calon dosen pembimbing ketiga dengan pernyataan "pembahasan ini sama sekali belum diterapkan di Indonesia, percuma kalo dijadiin skripsi." Otlen kelima, bukan ide gw sih, tapi pemberian dari dosen pembimbing yang akhirnya mau secara resmi membimbing gw. Antara putus asa dicampur dengan kemalasan yang bertubi-tubi membuat gw cuma ngerjain otlen seadanya.. yang penting disetujui duluuu... revisian mah urusan belakangan.

Urusan otlen ternyata belum selesai meskipun sudah disetujui dosen pembimbing. Otlen gw masih harus bertanding 12 ronde melawan penantang kuat yaitu dosen penguji outline. Gw pengen nanya nih, gimana perasaan kalian ketika kalian sudah ditolak tapi kemudian orang yang sudah menolak tadi harus muncul lagi dan tidak bisa dihindari?! jawabannya pasti: #GALAU, #GAGALMOVEON. Mungkin ini yang dialami oleh otlen gw karena ternyata dosen yang jadi penilai otlen adalah bapak mantan-kandidat-calon-dosen-pembimbing yang dulu enggak ngerespon. dan bapak ini adalah salah satu dosen yang paling disegani di kampus gw. gimana otlen gw nggak jiper ngadepin beliau. Dan ternyata benar, otlen gw harus kalah telak melawan pena revisian beliau. semua bagian harus dirombak... dan artinya otlen gw harus berdarah-darah
lagi. Ibarat manusia, mungkin otlen gw setelah revisi bentuknya seperti orang yang hidungnya dipanjangkan, tangannya dipatahkan, kakinya ditambah jadi tiga, tulang rusuk yang dicopot dan diganti rusuk kerbau, serta kuping yang ditempelkan ke jidat dan leher. ACAK-ACAKAN POL! tapi yang penting manusia ini sudah bisa hidup tenang :)

Masuk ke tahap pengerjaan skripsi, si Bapak dosen pembimbing nyuruh gw nyebar kuesioner ke beberapa obyek.. tapi masih harus nunggu surat pengantar dulu... 2 minggu lebih skripsi gw nganggur karena nunggu surat ini. DUA ABAD KEMUDIAN.. surat pengantar penelitian jadi! langsung masuk ke obyek penelitian? tunggu dulu... kudu nunggu surat jawaban kesediaan calon obyek penelitian. tidur.. nonton serial.. makan.. boker.. tidur lagi.. nonton serial lagi.. makan lagi.. boker lagi.. sampai seminggu kemudian, akhirnya surat jawaban beres! gw bisa langsung nyebar kuesioner! apa gw langsung nyebar kuesioner? oh ternyata tidak! harus nunggu 2 minggu lagi karena libur lebaran. Kalo ditotal, 6 minggu gw nganggur makan.. ngupil.. makan.. ngupil gara-gara urusan persuratan itu.Eh gapapa ding, sisi positifnya adalah gw bisa nonton beberapa serial sampe tamat berseason-season. Dua minggu setelah lebaran akhirnya data ngumpul. Kuesioner sudah terisi full! kumplitt! Tapi... penderitaan tidak selesai disitu bung. Data kuesioner banyak yang ngaco. Ini bapak2 respondennya gak niat deh kayanya. Isi kuesioner terpaksa harus "diolah" dulu sebelum gw masukin ke badan skripsi. Seminggu mengolah data kuesioner tiba-tiba jadi sia-sia setelah bapak dosbing bersabda "kayanya obyeknya cukup satu aja ya.. kalo kebanyakan malah takutnya jadi gak fokus". #duhgustiiiiikkkkkkkk... tiba-tiba keinget ongkos ganti kampas kopling yang aus, keinget struk beli pertamax, keinget mahalnya es teh manis di kantin salah satu responden, keinget judesnya satpam parkiran kantor responden. sia-sia sodara-sodara... eh tapi sisi positifnya, rekayasa data kuesioner tadi batal! skripsi gw gak menanggung dosa berat :)

Masuk ke tahap pengerjaan ternyata juga sama aja bertanya dibanding tahap-tahap sebelumnya. Kali ini musuh terbesar gw adalah a) jumlah minimal halaman.. dan b) proporsi halaman!. Ternyata ini tidak mudah jendrallll!! menghadapi musuh pertama yaitu jumlah minimal halaman ternyata susahnya sama seperti nurunin berat badan (eh kok malah curhat). Sepertinya semua data dan analisa termasuk kata-kata mutiara udah gw masukin ke badan skripsi tapi ternyata jumlah halamannya belum mencukupi standar. Masih kurang banyak!
Yaudah deh akhirnya gw akali dengan memasukkan potongan-potongan teori ke bab 4 (ini ilegal sodara-sodara..) dan voila.. jumlah halaman minimal terlewati. Masalah ke-dua ternyata cukup membuat gw susah tidur susah boker (tapi nggak susah makan kok). Jadi aturan proporsi ini mensyaratkan bahwa setiap satu
halaman yang gw tulis di bab dua berarti gw punya utang untuk nulis 1 halaman di bab 3 dan 2 halaman di bab 4!. Syarat minimal 60 halaman sudah terpenuhi, tapi setelah gw itung-itung, proporsi skripsi gw jauh dari seimbang! ibarat badan manusia, skripsi gw mungkin kegedean di bagian leher, kekecilan di "bagian vital" hahaha huss maksud gw di bagian jantung! artinya adalah... kudu dibongkar-bongkar lagi draft skripsi gw.. mengurangi isi bab 2 dan menambah isi bab 4.. yang artinya juga bahwa gw harus balik semedi untuk
mikirin mau nulis apa lagi buat bab 4.. FAKKKK!!!

Setelah draft bab 5 selesai, akhirnya gw memberanikan diri menghadap dosen pembimbing dengan harapan skripsi gw segera disetujui dan gw bisa mudik bentar merayakan selesainya skripsi gw. Tapi ibarat kata lagu... harapan gw sirna hanya tinggal mimpi #halah!! Kecurangan gw diendus oleh si bapak pembimbing.. cuilan cuilan teori yang gw pasang buat menuh-menuhin bab 4 ternyata ketahuan. Dan skripsi gw balik mentah! Eh ternyata bab 3 gw juga harus dibongkar lagi ding...

mari kita joget poco-poco bersama-sama

*maju satu langkah.. mundur dua langkah!!!!*

Deadline pengumpulan skripsi sudah di depan jidat dan gw masih harus ngerjain ulang bab 3 sampai bab 5.. tetap dengan harus mikirin jumlah halaman minimal dan proporsi antar bab. Beberapa teman juga mengalami pembredelan yang sama seperti gw. Tapi akhirnya gw bisa ngumpulin skripsi tepat di hari terakhir jadwal pengumpulan.. fiuuhhhhh.. lega rasanya! Sambil dagdigdug nunggu jadwal sidang, gw menyempatkan diri nyambi kerja di kantor akuntan publik.. lumayan sambil isi waktu juga isi kantong :). Keadaan damai sejahtera sampai suatu saat negara api menyerang! eh salah, maksud gw sampai saat akhirnya jadwal sidang skripsi dipublikasi. kejutan lain terjadi! duh gustik apa dosa gw.... Di jadwal ujian, tertulis bahwa dosen penguji gw adalah 2 orang dosen paling jago di kampus. dosen paling killer.. yang mana bahwa salah satunya adalah dosen yang menolak ngebimbing skripsi gw. HADUH MATI INI MATIIII!!! bisa jadi perkedel urat ntar di ruang sidang.

Entah ya apa kemudian gw mendapat bencana atau musibah.. jadwal ujian gw diundur.. meskipun masih dengan komposisi penguji yang tetap. Paling nggak gw masih punya kesempatan bernafas seminggu lebih panjang.. dan masih sempat bikin surat wasiat kalau seaktu-waktu gw wafat di ruang sidang. Tapi ternyata penundaannya nggak cuma seminggu coi!!! Jadi kan jadwal gw ditunda sampai minggu depannya, eh di minggu depannya ditunda lagi sampai bulan depannya...trus di bulan depannya ditunda lagi sampe akhirnya gw pasrah kapan mau disidang... sudah siap lahir batin dianiaya di ruang sidang. Tapi ternyata di perubahan jadwal ke sekian kalinya, nama penguji gw berubah!! bukan lagi diuji oleh dynamic duo tapi ganti ke.. dosen lain yang sama aja killernya. Dosen ini baru saja menggagalkan skripsi temen gw, wajar dong kalo gw tetap was-was-pada.

Sehari sebelum sidang, organ pencernaan gw nggak bekerja dengan normal.. seharian bolak-balik ke toilet.. semoga ini bukan pertanda buruk. Semalam sebelum sidang, semua doa yang ada di buku doa udah gw baca, kecuali doa pemberkatan perkawinan dan doa menjelang ajal! Dan di hari -H sidang, doa gw setengah manjur dan setengah enggak. Manjurnya adalah karena di ruang sidang terjadi keajaiban dimana ternyata salah satu dosen penguji rela membantu banyak ketika gw dihajar oleh dosen penguji satunya lagi. MAkasih pak, padahal dosen pembimbing gw malah diam tanpa kata ketika gw berbusa-busa minta ampun ke si dosen penguji killer karena gak bisa jawab. Dan parahnya adalah.. revisian dari si dosen pembimbing ternyata lebih banyak daripada revisian dari dosen penguji. Di harvard, Cambridge, Sorbonne atau Stanford mungkin nggak ada kasus kyk gini. GW telah mencatat sejarah di dunia per-skripsi-an di kampus.

Tapi setelah pergulatan panjang selama setengah tahun, akhirnya gw lulus.. setelah menghabiskan ribuan lembar kertas.. maaf bumi, gw turut serta memacu global warming.. salahkan direktur kampus gw juga ya! dan gw bisa dengan tenang berkata "AAAKHIRNYAAAAAAAAA...."

ini cuma cerita gw sih, cerita temen-temen gw yang lain pastinya banyak yang

lebih berdarah-darah :)

Minggu, 02 Juni 2013

kekurangan cairan ternyata juga berpengaruh terhadap kecerobohan

Perjalanan dari dish-area (agak susah menjelaskan ruangan ini karena konon harusnya kotak sempit ini bernama dapur, tapi tanpa hardware yang proper untuk disebut dapur) ke kamar kosan minggu sore ini agak epik dari biasanya. Agak geger karena di lantai satu ada anak kosan yang bingung karena tiba-tiba cakram motornya secara ajaib digembok oleh akun anonim. Biasanya sih gw akan nimbrung dan memanaskan keadaan. Tapi kali ini gw hanya memberikan respon singkat "Mungkin digembok bapak kos bro.. dikira elu tuh yang ngeracunan kucing angora piaraan bapak kos! atau coba tanyain ke pos satpam, siapa tau tuh motor lu digembok salah satu oknum satpam gara-gara lu nelikung pembantu sebelah yang udah lama jadi gebetan si satpam".
Berhubung temen gw lagi agak buru-buru (gelagat ini terlihat dari lubang idung yang secara sinkron mengembang secara tidak wajar setiap melihat jam tangannya), akhirnya dia menemukan solusi.. BUKAN! solusinya bukan dengan menggigit gembok cakram sampai putus atau dengan mendatangkan tukang las dari pentagon. YAK! kalau anda mengira solusinya adalah dengan meminjam motor temen yang lain, maka kali ini anda benar! *bingo.. *bingo
Gw yang setelah sekilas nimbrung tadi langsung masuk ke kamar demi bergegas menikmati seporsi nasi rendang kumplit dan es teh manis, nggak mengikuti update cerita "gembok yang hilang" atau "gembok yang tertukar" atau "cinta gembok" yang ternyata makin tidak jelas juntrungannya.
Ternyata urusan gembok-menggembok-digembok ini belum berakhir, abis kelar makan, gw berniat ke laundri dan ke ATM juga dikagetkan dengan lanjutan cerita gembok tadi. CERITA RUPANYA BELUM SELESAI JENDRAL! Jadi, parkiran motor di kosan gw berkonfigurasi 5-4-3. kalau di pertandingan sepakbola, konfigurasi ini menunjukkan bahwa... ada official tim yang maksa masuk lapangan dan berpotensi bikin rusuh.. (ups sori, OOT). Lanjut, masalah konfigurasi parkiran yang sedemikian rupa bentuknya sehingga ketika memasuki parkiran, hal pertama yang terlihat adalah deretan roda depan motor. Dari gambaran awal itu, gw ngeliat kalau ternyata gw lupa masang gembok kunci cakram. Trus ketika gw mendekat ke motor, keliatan lah bahwa gembok cakram motor gw nggak berada di tempatnya seperti biasa. #MULAIPANIK, dan begonya, gw kepikiran kalau nih gembok mungkin sempat kebawa masuk ke kamar, dan bego kuadrat adalah gw balik ke kamar dan nyari tuh gembok disana. Padahal jelas-jelas kalau sampai gembok ini kebawa, gantungan kunci motor gw akan bertambah, bukan hanya naga-nagaan jimat tapi naga-nagaan jimat dan sebuah GEMBOK GEDE!
Untungnya gw masih waras dan tidak berpikir bahwa ada orang yang sangat berniat nyolong gembok cakram gw. Hanya maling bego yang lebih memilih nyolong gembok cakram daripada nyolong hal yang lebih berharga, seperti.. motor contohnya #amitamitttt.. #getoktemboktigakali
Beberapa detik kemudian gw baru nyadar... jangan-jangan... YAK BENAR!!! ternyata pelaku penggembokan anonim tadi adalah GUE! GUOBLOOOGGGG!!! jadi ternyata gw salah ngunci motor! gembok cakram gw pasang ke motor temen gw tadi. ahahahahaha.. Pasti ini gara-gara gw kekurangan cairan otak.. langsung hilangkan barang bukti, cabut gembok dan kabur ke laundri. Kemudian berpura-pura tidak terjadi apa-apa, dan tetap berpura-pura bahwa gw adalah salah satu anggota power ranger.

Sabtu, 18 Mei 2013

what should i do?!

wat moet ek doen?!
Çfarë duhet të bëni?!
ماذا علي أن أفعل?!
i nə etməliyik?!
Zer egin behar dut?!
Што я павінен рабіць?!
আমি কি করতে হবে?!
我应该怎么办?!
hvad skal jeg gøre?!
ano ang dapat i gawin?!
Que dois-je faire?!
मुझे क्या करना चाहिए?!
che cosa devo fare?!
私は何をすべき?
O que devo fazer?!
ah embuh lah!

Sabtu, 09 Februari 2013

Maaf..

Kenapa? Kenapa gw selalu dalam posisi seperti ini?! Kenapa keadaan selalu memaksa gw untuk tiba-tiba menjaga jarak kemudian pergi? Apa gw gak punya hak untuk menikmati proses ini? Kenapa gw selalu merasa dituntut untuk berlari lebih cepat dari kemampuan gw?

Bukan hanya kali ini.. Hal seperti ini sudah berulang kali terjadi. Ketika gw mulai berusaha untuk membuka diri, selalu diakhiri dengan tragedi seperti ini. Maaf, gw hanya tidak ingin semuanya berjalan terlalu cepat. Gw hanya ingin melalui semuanya setahap demi setahap.

Bukan maksud gw untuk tiba-tiba menghilang, tapi gw hanya tidak ingin memberikan harapan semu. Gw tidak ingin ada yang kecewa suatu saat nanti. Kodrat gw sebagai laki-laki untuk meyakinkan diri sendiri sebelum gw harus meyakinkan dia untuk berjalan bersama gw disini. Dalam diri gw, proses itu butuh waktu.. Bukan sesuatu yang instan dan juga bukan sesuatu yang bisa dipaksakan dalam diri gw.

Maaf, sekali lagi maaf.. Mungkin suatu saat gw akan menyesali keputusan ini dan gw akan menerima konsekuensi bahwa gw harus mengemis-ngemis kepadanya. Tapi itulah risiko yang harus gw tempuh. Lebih baik seperti ini daripada gw harus membohongi diri gw, bermain-main dengan perasaan seorang wanita baik dan merusak harapannya.

Gw tidak punya hak untuk meminta pengertian atas keputusan ini, dia berhak mengutuki gw, membenci gw saat ini. Gw juga tidak ingin mencari pembenaran atas keputusan gw untuk pergi. Biarlah semua kesalahan ini ada di pundak gw sendiri. Ini jauh lebih baik daripada gw harus bertahan dan membuat keadaan semakin memburuk nantinya.

Maaf. Demi penyesalan yang tidak perlu datang terlambat.
powered by OTAKKANANBERRY

Selasa, 15 Januari 2013

tidak semua hal yang (sepertinya) sederhana itu selalu lebih mudah dikerjakan


Semester ini ada dosen gw yang rutin setiap pertemuan memberi tugas meringkas artikel. Celakanya, nih artikel pake bahasa inggris, celakanya lagi, nih artikel berupa hardcopy, celakanya lagi, hardcopy ini bukan hasil print out tapi dari potokopian, celakanya lagi, nih hasil potokopian kurang jelas di beberapa bagian, celakanya lagi nih tugas harus ditulis tangan, celakanya lagi.. eh udah berapa kali gw nulis "celaka" disini? ah pokoknya tetugasan ini penuh kecelakaan.

Nah berhubung gw termasuk mahasiswa dengan kasta pemalas (ya, gw harus jujur di bagian ini), maka gw selalu berusaha untuk mengerjakan tugas dengan cara tercepat yang gw bisa. Entah deh hasilnya gimana, yang penting kelar dulu biar bisa lanjut nonton serial. Kemalasan ini diperparah dengan terdaftarnya gw sebagai anggota tetap sekte mahasiswa deadliner. Gw percaya  bahwa mukjizat itu nyata.. dan selalu terjadi di detik-detik terakhir menjelang deadline. #pemalaskuadrat. Dan mukjizat itu seringkali terjadi tanpa diduga, entah tiba-tiba dapet inspirasi ngebut ngerjain tugas, atau keajaiban itu berupa dosen tiba-tiba membatalkan kuliah (gw curiga ini ulah konspirasi anggota sekte deadliner). jadi bisa dikatakan sangat jarang gw niat ngerjain tugas jauh-jauh hari sebelum deadline tugas dikumpulkan.

Sempitnya waktu pengerjaan tugas yang membuat gw harus memutar dengkul untuk menemukan cara menyelesaikan tugas secara cerdas dan tangkas (baca: KILAT!). Nah balik ke penugasan ini, gw mikir bahwa akan sangat ribet kalau gw harus ngebaca satu-satu, trus menterjemahkan maksud artikel trus meringkas apa maksud artikel itu. Bisa memakan waktu jutaan tahun cahaya sampe gw bener-bener menyelesaikan tugas ini. Tetapi, ternyata gw menemukan cara yang lebih sederhana.. Kebetulan hardcopy tugas ini udah discan dan diconvert ke PDF oleh temen sekelas gw @marthawiddi, sippp beban berkurang.. dan kebetulan juga file PDF ini udah diconvert ke format *.doc oleh @andriachmed wuhuuu surgaaa!!! tinggal masukin ke google translator.. BERES! tulis ulang, kumpulin!

Tapi ternyata kenyataan tidak seindah harapan! dibalik kesederhanaan itu gw harus malah mumet njlimet. Ternyata, file hasil convert tidak sempurna, ada beberapa huruf yang salah dikonversi.. akibatnya gw harus NGEBACA SATU-SATU tiap kata untuk memastikan semua huruf sudah dalam posisi yang benar. dan ini menyiksa sodara-sodara! akhirnya gw menyerah setelah tiba-tiba gw mengingat adanya potensi siksaan yang lebih berat di depan  yaitu setelah gw masukin ke google translator, hasilnya belum tentu benar dan gw harus ngebaca satu persatu (LAGI) untuk memastikan bahwa hasil terjemahan itu sudah sesuai dengan aturan EYD. Oh belum, perjuangan masih panjang.. setelah ejaan benar, gw masih harus berusaha menemukan inti bahasan di masing-masing paragrap, trus ngeringkas dan kemudian baru nulis ulang pake tangan. SEMPURNA! CAPEKNYA!!! untung gw menyadari bahwa cara ini sederhana tapi lebih menyiksa dan bertobat menghentikan upaya bunuh diri ini pemirsah.

Dan akhirnya gw menghabiskan sepanjang pagi membaca pelan-pelan artikel ini, kemudian dngan pelan-pelan juga nulis di kertas (sumpah, pegel juga inih nulis pelan-pelan) dengan harapan akan selesai siangnya. CAPEK JUGA SODARA-SODARA!!! 

Tepat ketika gw selesai ngerjain artikel ini, ada sms masuk dari @supersempagmen "Kuliah pak ****** besok dibatalkan" aaaaaaaaaarrrggghhhhhhh *ngacak2meja* *bantingbuku* *kelesotandipojokanperpus* APA KABAR JAM TIDUR GW!!!!!

Senin, 17 Desember 2012

otakkananluki's series of unfortunate event of a drama

semua hal berat yang gw alami sebulan belakangan ini berawal dari sebuah sms yang gw kirim ke @chikipriit yang nanyain apa dia udah dapet semua cast di drama natal. Saat itu gw bilang bahwa gw akan bantu ngisi cast drama kalo ternyata dia gagal nyari orang untuk mengisi peran, dengan syarat bahwa gw hanya mau peran figuran, kalo perlu jadi figuran sebagai bintang (di)jatuh(in) deh.

Beberapa hari kemudian gw dikabari bahwa semua cast udah terisi, tapi kurang satu.. yaitu pemeran utama, dan si ibu penulis naskah merangkap konsumsi dan pembantu umum ini meminta (baca: nodong maksa halus) gw untuk mengisi peran itu. Entah kesambet setan apa sehingga dia nekat minta gw mengisi peran itu padahal jelas-jelas skill tater yg gw kuasai hanya sebatas "angkat-angkat properti panggung".

Akhirnya gw gak bisa mengelak, gw (di)harus(kan) jadi pemeran utama di drama itu.. gw cuman berpegang pada janji si skenario girl bahwa gw gak akan banyak dialog. Dan setelah gw liat naskah, rupanya bu juragan skenario menepati janjinya.. tapi tidak memberitahu gw bahwa akan banyak "silent dialog" yang harus gw lakuin. Dari 4 scene, gw muncul di empat2nya!! crapp!!! ini gak dibahas dari awal ya!. err.. selain harus di silent dialog, ternyata masih banyak kekejian yang disimpan oleh @chikipriit dan @klemenzia buat gw. yak ternyata gw harus ngedance ala korea dan india di drama itu! astagaaa!! mau ditaroh dimana ini muka gw.

Skip, lanjut, proses latihan dimulai, dan disinilah penyiksaan dimulai... (sepertinya bagian ini di skip aja ya, intinya adalah, ancurr banget.. habis habiss). Saking begonya gw, tiap latian drama, pasti gw mengambil porsi paling banyak menyusahkan temen2 cast lain.. bahkan untuk adegan berdiri diam cengo pun gw harus sering mengulang. maap ya teman-teman.. tapi pastinya kalian menikmati snack lebih bahagia kan.. dan gw cuman bisa mengulang adegan sambil melihat teman-teman lain asyik masyuk ngemil martabak. #mukadendam 

Latihan blocking, menghapal naskah sambil jatuh bangun latihan joget adalah hal yang sangat mahaberat utk gw lakuin (sebenarnya), mau asal improvisasipun tidak akan membantu banyak karena kebiasaan gw kalau improvisasi akan jadi mirip badut lumba-lumba di seaworld padahal karakter yg gw mainkan adalah tipikal orang ganteng yang serius dan berwibawa (yang mana sama sekali bukan gw banget). Yah meskipun pada akhirnya di panggung tetap yang muncul adalah orang berwibawa dan serius.. tapi agak gila dan kurang ngerti tata krama. gagal lah!!!

Banyak dinamika yang terjadi selama proses latihan, termasuk acara pangkas memangkas skenario karena harus dipepetkan dengan waktu acara yang ternyata sangat sempit. Bahkan sampai dengan beberapa jam menjelang pentas pun skrip masih berubah-ubah. ah hajar lah! untungnya temen-temen gw hebat (baca: wotdehel, hajar bleh!)

Latihan terakhir sebelum manggung dikebut paksa di selasar salah satu ruangan kosong karena panggung saat itu masih dipakai KONDANGAN! crapp!! yasudah hajar lah.. dan sekali lagi, skenario masih bergerak2 labil seperti eek yang mengapung hanyut di kali. Bayangkan 18 orang dalam kepanikan dan butuh pelampiasan, dan mereka saling berdekatan, kira kira apa yang terjadi? yak benar! mereka saling memangsa satu sama lain! harusnya semua pemain sudah tertidur lelap, tapi mungkin karena faktor stres dan kebutuhan terhadap pelampiasan membuat sebagian diantara mereka justru iseng menjahili pemain lainnya. Ada yang iseng nelpon ngaku2 sebagai staf hotel (gw).. dan tanpa sadar yang gw telpon ternyata bukan kamar temen, tapi kamar panitia acara (pejabat sob!), lalu ada yang ngaku2 panitia acara minta semua pemain balik ke venue padahal jam sudah menunjukkan jam 12 malam, dan ada temen yang dijebak untuk mengaku bahwa dia bukan pria tulen (hadeuhh kebangetan wae guyonane).

Beberapa saat sebelum manggung, gw mules berat.. bukan mules kebelet, tp mules panik. bisa dibilang gw mengalami "demam berdarah panggung"! kalo saat itu ada batu segede mobil atau batu arca prambanan pun akan gw saku-in agar mules-mules ini ilang. Yak manggung! mulesnya ilang, bukan karena gw sudah percaya diri tampil tapi karena gw udah pasrah... yoweslah hajarr!! kalopun gw salah toh penonton gak ngerti kan ya :D dan untungnya pertunjukan berjalan lancar (paling nggak itu menurut gw), buktinya, pak menteri dan beberapa ribu penonton gak melempar apapun benda keras ke panggung ketika gw dan temen-temen tampil. 

SSatu hal yang gw gak akan lupa hari itu adalah, gw akhirnya pernah sepanggung dengan artis! gak cuma tampil sepanggung sih, perform bareng!! saat itu ada satu scene dimana @putriayuNEW nyanyi "you raise me up" dan gw kelesotan kejer di panggung jadi background visualization-nya. #ginidibanggain #plakk sepertinya muka gw emang punya karakter bully-able.

Oke, maen drama akhirnya bisa gw tulis di reminder gw sebagai salah satu item "i've done this" dan.... sepertinya enggak lagi deh untuk perform ginian.. cukuuuppppp.. ahahahaha. anyway, thanks buat temen2 yang sudah mau repot2 dan berlelah-lelah main parodi gak jelas bareng gw. Sebuah kehormatan bagi gw untuk dapat melayani bersama kalian.. kyaaakyaakyaaaaaa

Jumat, 27 Juli 2012

gaji gw, gedung KPK, akuntansi akrual dan bail-out century

tiga bulan gak gajian itu seperti.. 90 hari gak ada tambahan saldo di rekening #halah! awalnya sempat mewek dengan mimik muka "why meeee?" setelah tahu bahwa diantara temen-temen gw hanya tinggal gw yang sama sekali belum menerima gaji #pasrah
Terlepas dari semua permasalahan yang ada, tanpa menyinggung proses birokrasi yang (harusnya) terjadi, gw tiba-tiba kepikiran bahwa gw tidak melelhnya gaji gw beberapa bulan ini karena ada konspirasi tingkat tinggi yang melibatkan pucuk pemimpin negeri ini dan anggota "theywant" yang iseng berusaha mencelakai gaji gw.

Ada dua teori yang muncul di kepala terkait membekunya gaji gw.. pertama, gw menduga gaji gw ditahan karena pemerintah sedang melakukan percobaan implementasi sistem akuntansi berbasis akrual secara random. dan sialnya pos pengeluaran gaji gw yang dijadikan salah satu sampel uji coba. Jadi begini, dengan sistem akuntansi berbasis akrual, pemerintah mengakui dan mencatat biaya atau pengeluaran tepat pada saat terjadinya biaya tersebut. (sori kalo agak teknis, dilanjutin aja bacanya ya.. kalo bingung.. yaudah diiklaskan saja :D). Nah bencana gaji gw dari statement tersebut. Jadi sistem akrual ini memiliki bahaya laten (paling tidak bagi gw, dan ini gw alami loh ya.. ). Statement tersebut hanya mempunyai terminologi "mencatat dan mengakui".. dan efek dari hal ini adalah.. terserah pemerintah mau bayarnya kapan.. kan yang diatur hanya "mencatat dan mengakui". suka-suka mereka mo bayar kapan, yang penting kan udah diakui dan dicatat dalam realisasi anggaran.

Teori ngawur kedua, pos belanja biaya gaji gw saat ini mungkin sedang diberi tanda "bintang" di panitia anggaran DPR.. entah alasannya kenapa, tapi yang jelas kalo gini nasib gaji gw sama dengan nasib anggaran gedung KPK.. sebelum tanda "bintang" itu dihilangkan, maka gaji cair adalah sebuah mimpi panjang #hiks.. BBedanya adalah, kalo anggaran gedung KPK "dibintang"in DPR, banyak rakyat mau patungan duit bayarin pembangunan gedung KPK.. Nah kalo gaji gw yang "dibintang"-in, entahlah.. yang jelas sepertinya rakyat masih sangat cerdas untuk buang2 duitnya saweran bayarin gaji gw :D
yang jelas, kalo bulan depan masih gak gajian, perekonomian gw akan kolaps... rekening-rekening gw akan di-bail-out oleh bank karena saldonya minus terus hahahaha... Kalau sampai hal ini terjadi, pastinya kasus ini harus lebih meledak dibandingkan kasus bail out century. #halahmekso

ah udah ah, ini toh juga cuma menertawakan diri sendiri, tidak untuk menyinggung apapun atau siapapun hehehe... yang penting semua senang #ngirisnadi #waawaawaa

Sabtu, 12 Mei 2012

Tes Tupelgajel

Kalau ada award sekretariat kampus terusil sejagat raya, mungkin sekretariat kampus gw adalah salah satu nominatornya. Hal ini terbukti saat beberapa hari sebelum ujian semesteran (yang menurut seluruh mahasiswa adalah salah satu jalan setapak menuju roma, "ROh MelAyang") eh tiba-tiba sekre ngasih pengumuman bahwa di hari terakhir perkuliahan akan diadakan tes tupel (bukan TOEFL, mirip aja.. tanpa bayar lisensi). Jelas saat-saat menjelang ujian, mahasiswa pengen serius nyiapin diri buat ujian.. ada yang belajar, ada yang ngumpulin materi, ada yang baru berencana beli buku diktat (woi selama ini kemana woi!!), ada yang nyetabilo-in semua catetannya (bukan baca),ada yang ngejampe-jampe-in pulpen, ada yang nyekar ke makam leluhur, dan lain-lain dan lain-lain eh masih harus mikirin ujian tupel. Gw curiga ini adalah politik sekretariat untuk memecah perhatian mahasiswa *matamemicing.

Jangan dikira efek tes tupel dadakan ini hanya berakibat pada mental mahasiswa.. tidak.. tapi juga berefek terhadap jadwal kuliah yang harus digeser demi memberi waktu tes. Harusnya jumat siang gw ada jadwal kuliah, namun karena ada tes cilukba ini, jadwal kuliah harus digusur ke kamis malam. INGAT, KAMIS MALAM! dan sepertinya status kelas gw adalah kelas reguler... bukan kelas ekstensi tapi terpaksa harus menjalani kelas bersamaan dengan jam berlakunya three in one di sudirman. Dan efek kelas yang diajukan tadi memiliki dampak berganda.. tugas yang harusnya dipresentasikan hari jumat terpaksa diajuin juga.. dan ini juga menjadi drama tersendiri untuk kelas gw, mengingat sebagian besar (100%) populasi kelas gw adalah jenis mahasiswa "last minute attack". 

Dari awal gw udah agak antiseptik.. eh antipati terhadap tes tupel ini.. karena gw punya prioritas yang harus diutamakan menjelang ujian yaitu meratapi kemalasan belajar sepanjang semester ini daripada hanya memusingkan strategi ngadepin tes tupelgajel. Kamis malem, gw sms cheryl, temen gw yang udah jagoan tes tupel (jago ikut tes tupel meskipun skornya gak pernah masuk standar). Gw nanya, kira-kira kalo ada tes tupel dadakan, gw kudu nyiapin apa... eh dia jawab "Yang perlu lu siapin untuk tes tupel dadakan adalah seperangkat alat tulis luke!!". Iya sih, percuma juga gw baca materi TOEFL segede dunia akherat tapi pas ujian gw lupa gak bawa alat tulis. 

Akhirnya tibalah hari tes cilukba itu.. dengan semua persiapan terbaik yang bisa gw lakukan (baca: beli pensil 2B) gw tegar memasuki ruang pertandingan, eh ruang tes ding.. tiba-tiba BB gw bunyi.. ada notifikasi grup dari @indradin (temen sekelas gw) yang ngabarin kalo ujian ini hanya SIMULASI!!!! whaattt!!!!!!! tau gitu gw tadi gak usah bela-belain beli pensil!!! dan ngapain juga gw nervous sampe gak tidur siang sebelum tes.. ah crappp!!! SEGALA TOPAN BADAI PETIR UNTUK PANITIA!!!

Tiba-tiba @shiny800 masuk kelas sambil bawa tas gede banget, mungkin isinya buku materi TOEFL semua.. mungkin dia berharap tes tupelgajel ini sifatnya openbook (yaelaah emang ada gitu tes TOEFL boleh liat buku materi?). Panitia tes kemudian mengumumkan bahwa tes kali ini hanya simulasi, "anggap aja Joy Test buat adek-adek sekalian". gw langsung kepikiran semoga skor hasil joy test ini gak berhubungan dengan Joy flight nyungsep nabrak gunung. 

Sebelum mulai tes gw nyempatin ke toilet dulu... tes ini agak lama, jadi gak lucu aja kalo tiba-tiba di tengah tes gw kudu melambai-lambaikan tangan ke arah kamera infra red hanya karena kebelet kencing. Nah di toilet itu tiba-tiba Jo-Glo (anak kelas sebelah) bilang ke gw, "Luk, ntar jangan terlalu serius ngerjainnya. Kalo lu skornya ketinggian, skor gw gak bisa dikatrol jadinya." halah ini bocah sempat aja ngebanyol.. dikira hasil skornya bakal dikatrol biar bagus.. disamain nilai ujian kali.. ngasal euy hahahaha...

Seperti ujian lain, meskipun cuma Joy test, ujian tupel kali ini pake lembar jawaban komputer.. yang mana bahwasanya.. ini adalah jenis lembar jawaban yang paling gw benci. Dengan adanya LJK inilah gw sudah berikrar gak akan kepanjangan ngasih nama buat anak gw. Capek booosss!!! kenapaaaa dulu ortu gw ngasih nama panjang banget?!!! FRANSISKUS LUCKY ARIF WICAKSANA.. bisa jadi, gara-gara hanya mengisi bulatan nama di LJK, pensil 2B gw habis seketika!! Gak kebayang temen-temen sekelas gw macam @aeyogy, @triabdee, @supersempagmen mungkin perlu ekstra tambahan LJK hanya untuk menulis nama lengkap mereka hahahaha.. piss bray!!! 

Setelah pengumuman bahwa ujian ini hanya joy test, seketika suasana ruang ujian berubah jadi pasar tradisional yang penuh diisi pemain srimulat. Gw sempat bilang ke @andriachmed yang kebetulan duduk di belakang gw bahwa ujian kali ini akan ada penilaian aktivitas peserta, selain skor tupel, ada nilai bantuan yang diberikan kalo peserta aktif bertanya kepada panitia (eh disamain kalo lagi presentasi di kelas).
Menjelans selesai waktu tes, panitia ngasih pengumuman "waktu tinggal lima menit, peserta yang sudah selesai dipersilahkan..." gw langsung positif thinking mikir kelanjutan statement panitia akan "mengambil snack di luar ruang ujian".. ternyata tidak! lanjutan pengumuman itu adalah "dipersilahkan untuk memeriksa kembali jawabannya".. langsung gw lemes sambil mulut berbusa-busa.

Gak sombong ya bahwa semua jawaban sudah gw jawab.. (err.. bener atau salah sih bukan urusan gw, yang penting kejawab! cukuf!). Daripada bengong, gw coba ngecek jawaban-jawaban di LJK. Dan benar, ternyata ada jawaban yang menurut gw kurang pas.. (mo ngomong kurang bener kok gak enak ya.. toh bener atau salah ya gw gak ngerti). Refleks gw nengok ke @andriachmed, ambil penghapusnya dan menghapus nomor 14 yang gw kira "kurang pas" tadi. Errr... tolong diingat bahwa satu-satunya persiapan gw menjelang tes cilukba ini adalah "beli pensil".. gak termasuk penghapus atau rautan. untung teman dibelakang gw cukup memiliki logistik yang memadai. Setelah gw hapus, langsung gw buletin jawaban yang menurut gw "pas" (sekali lagi, gw gak berani bilang "bener"). "Yak! Waktu Habis!"... Nah sebelum gw ngumpulin lembar jawaban, gw coba ngecek semua jawaban gw.. dan gw curiga terhadap jawaban nomor 14. Perasaan tadi jawaban udah gw ubah, tapi kok masih di jawaban yang sama... jangan-jangan ada hantu pengubah jawaban di ruangan ujian. Gw cek lagi, dan beneran, gak ada bekas hapusan di nomor itu.. Gw cek lagi dan ternyata oh ternyata... gw salah ngeganti jawaban!!! yang harusnya gw ubah adalah nomor 14 di section III, tapi yang gw hapus dan gw ganti jawabannya adalah nomor 14 di section II... guwobloooookkkk!!!!! untungnya koperasi mahasiswa buka cabang di belakang gw (baca: bangku @andriachmed) ambil penghapus, benerin jawaban.. dan kumpulin.. taaaarrrraaaaaaaaa.. YANG PENTING SATU UJIAN SUDAH TERLEWATI!!!

Sabtu, 07 April 2012

Rabu, 14 Maret 2012

Karena kasus setitik, rusak nama baik yang dari awal sudah tercabik

Jumat pagi pas lagi enak-enaknya belajar (baca:posisi default-nahan ngantuk) di kelas tiba-tiba blackberry gw geter-geter, buyar deh lamunan gw (bukan ngelamun jorok kok). ternyata ada notifikasi twitter kalo ada mention baru.. pikir gw pasti ini mention-an dari temen2 sekelas yang juga lagi pada bengong. Ternyata bukan, mention yang muncul adalah dari salah satu temen ajaib gw @antonia_may. Isinya gini, "Nyuuukk @otakkananluki lo bkn homo kan yaaa, ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ"

Aih inih bocah kalo ngetwit sembarangan, okelah, gw jomblo, tapi gw bukan homo yak! gw heran kenapa mayang tiba-tiba ngetwit gini padahal gak ada hujan gak ada badai dan gak ada supermodel lewat di depan kelas. Sambil penasaran, gw reply aja twitnya gini "Mwuaksumuu may?!!! I'm still a normal straight man yak". Tolong dilihat baik-baik bahwa di twit gw ada tiga tanda seru sekaligus, artinya gw ngetwit dengan sangat tidak santai. Tepatnya saat itu ngetwit sambil ngasah senapan (heeeee... keliatan ngawurnya). Lamunan berduaan dengan lea michelle di tepi pantai buyar dan berubah jadi rasa penasaran tidak wajar atas twit ngaco-nya mayang barusan.

Beberapa saat kemudian, muncul notifikasi lagi, yak benar, masuk twit reply dari mayang, bunyinya gini "bis skalinya liat brita d tipi, homo lg, bunuh org lg, dr nganj*k lg ┐(˘˘,)┌" whattttt?!!!!! hiyyyyaaaa.... maksudnya apa inih!!! ok, fine, memang ada kasus pembunuhan yang melibatkan gay di kampung asal gw, tapi apa korelasinya dengan gw coba??!!??!!

Gak lama setelah itu muncul mention lagi di twitter, kali ini pelakunya @tet2safitri, wanita paling kejam di kampus stan saat ini. Twitnya berbunyi seperti ini trans tv, "Ada pmbunuh berantai d nganjuk, lirik @otakkananluki" eeeeeehhhh.. ini apaan kok pake lirak-lirik ke gw. Kagaa!!! elu gak akan mendapatkan apapun dengan ngelirik gw tet!!! Kalaupun gw membunuh, g bukan jenis pembunuh berantai, gw akan memilih jadi pembunuh ber...wajah tampan. Rusak mood gw hari itu gara-gara dua mention nyasar gak jelas. Kali ini gw nggak ngereply twit barusan. percuma, yang ngetwit bukan selebritis dan sepertinya apapun yang gw twit saat itu akan sangat berpeluang untuk menjadi bumerang bagi gw.

Beberapa hari kemudian ada tragedi orang bunuh diri lompat dari lantai 12 di sebuah instansi pemerintah. Dan sekali lagi, nama gw keseret-seret karena tragedi ini. Kebetulan saat itu pelaku bunuh diri adalah pegawai di kantor gw, dan kebetulan gw pernah magang disana. Saat itu orang pertama yang nyenggol nama gw adalah babang hamid, temen gw yang nulis di status fbnya "Ngapain fransiskus wicaksana pake terjun-terjun segala?".. woiiiiii yang lompat bukan gw yakkkk!!!! dan kalaupun gw mau bunuh diri, gw gak akan melakukan dengan cara lompat dari lantai 12, gak ganteng ntar kalo gw gentayangan dengan wujud yang kacau balau. Hidup sebagai pria ganteng moso ntar jadi setan gak ganteng, apa kata dunia?.

Jauh sebelum itu, dulu saat awal-awal muncul kasus gayus, gw juga sempat jadi bulan-bulanan bahan cercaan temen yang ngatain gw punya kecenderungan seperti gayus gara-gara gw (kebetulan) satu almamater. hadeuuuhhh sampe capek gw nanggepin becandaan seperti ini dan enggak gw ambil pusing karena selain maksudnya hanya bercanda, yang jelas jauh lebih ganteng gw daripada gayus, buktinya adalah gayus nyontek jenis kacamata seperti yang gw pake pas ketahuan plesiran ke bali. frame plastik tebal warna hitam. Jelas kan disini siapa trendsetternya?! huh! jangan pernah bilang gw se"jenis" dengan gayus. jelas-jelas gw jauh lebih berkharisma daripada dia. titik.

Mungkin memang pola pikir asosiatif masih sangat melekat di kepala masyarakat kita, setiap ada pencetus, secara langsung orang akan mengaitkannya dengan hal yang ada disekitarnya, meskipun belum tentu obyek asosiasi tersebut memiliki karakteristik yang sama. Kalo udah gini, gw cuman bisa jawab dengan lagu dangdut ngeles terhebat sepanjang masa yang dulu dipopulerkan oleh Oom Meggy Z dan mantan gubernur Basofi Sudirman dengan judul "tidak semua laki-lakiiiiiii......"

Minggu, 12 Februari 2012

Magang jadi pemilik kosan

siang itu gw sedang masukin motor ke teras kosan lalu tiba-tiba muncul orang tidak dikenal (yaiyalah, kalo kenal pasti udah gw mintain tolong dorongin motor). Ternyata orang tidak dikenal yang wujudnya juga tidak bisa dideskripsikan itu berniat liat-liat kosan. Gak pake ba-bi-bu-atau semelekom duluan, tuh orang langsung nanya "masih ada kamar kosong bang?". Gw yang memang dari sononya punya tingkat keramahan tinggi, langsung jawab "masih ada kok mas, ada beberapa kamar diatas masih kosong. saya juga cuman penghuni disini. Yang punya kosan biasanya ntar malem baru ngeronda kesini". Sebelum gw lanjutkan penjelasan panjang lebar tentang kosan gw yang baru sebulan gw tinggali ini, si pria aneh tadi langsung ngelanjutin pertanyaannya, "dapet fasilitas apa aja mas?". Fasilitas? "Fasilitasnya standar mas, ya kayak kosan laen lah tapi penghuni kamar no 8 itu selebritis loh mas. mungkin masnya bisa ngikut terkenal kalo ngekos disini."

Pertanyaan dilanjutkan dengan "Perbulannya berapa disini bang?" Sebuah pertanyaan yang menurut gw biasanya merupakan akhir dari percakapan antara pemburu kosan dengan pemilik kosan (yang mana kali ini gw bisa disebut magang pemilik kosan). Karena gw penghuni kosan yang baik, maka pertanyaan ini gw jawab secara diplomatis "Wah kalo harganya sih coba ditanya langsung ke bapaknya, nih ada nomernya. Kalo gw sih kemaren kena Rp ******* setahun". Seperti yang gw duga, si penanya ini langsung pasang muka kusut denger angka yang gw sebut. Trus gw bilang lagi, "Tapi harga segitu masih murah lo mas, dimana coba ditempat laen yang dengan harga segitu bisa sekosan sama artis?"

"Err.. itu harga kosannya bisa turun gak mas?" lhah ini bocah ngeyel. Gw jawab "wah kalo harga pasnya tanya bapak kos langsung aja mas, kan saya juga cuman penghuni disini". Bocah nyasar ini langsung masang tampang mikir (entah mikir beneran atau cuman mikir bahwa dia sedang berpikir.. *nahlobingungkan) "Bang, kira-kira masih bisa turun lagi gak tuh harganya?" eeeehhhhh inih bocah, ngerti omongan gw barusan gak ya, udah jelas-jelas kan gw bilang kalo mau nanya harga mending langsung ke pemilik kosan aja. gw cuman nginyem mafum aja nanggepin ngeyelnya orang ini. "coba ya, ditanya langsung ke bapak kosnya, siapa tau si bapak kos lagi baek mo ngasih kosan gratis ke masnya." jawab gw dengan nada di sepet-sepet-in. Orang ini baru nanya kosan aja udah ngerepotin, apalagi ntar kalo jadi ngekos disini.

Kelegaan muncul saat orang ajaib di depan gw bilang "yaudah bang, makasih infonya", hiyyyaaaa penderitaan akhirnya gw selesai juga. Tapi ternyata tidak, pas gw mo nutup pager teras, mas-mas-ngeyel-seenakudelnya tiba-tiba nanya, "bang, emang artis yang tinggal di kamar nomor 8 siapa?". Gw jawab dengan keangkuhan setinggi burj al arab, "perkenalkan, gw artis penghuni kamar nomer 8" sambil nutup pager (jaga-jaga kalo orang ini merasa ditipu dan kemudian berniat ngajak adu elmu kanuragan versus gw).

Senin, 12 Desember 2011

Legal drafting disaster

sama seperti instansi pemerintah lainnya, kantor gw dalam operasionalnya banyak ngerilis dokumen resmi baik itu laporan, surat-menyurat, atau dokumentasi lainnya. Dokumen-dokumen ini karena bersifat resmi maka gak boleh ada kesalahan baik itu penulisan huruf, tanda baca, tanda mata, maupun tanda-tanda zaman.Untuk menghasilkan satu dokumen resmi, perlu serangkaian draft yang isinya coretan dan perbaikan yang super duper ribet. Satu konsep dokumen, minimal harus direview dan direvisi empat ato lima kali.. bahkan ratusan.. LEBIH!!! (mulai kemakan iklan wafer). Dan proses ini akan jadi lebih panjang dan melelahkan kalo draft itu buatan gw.

Di kantor gw gak ada yang namanya kerjaan rutin, semua kerjaan harus diawali dengan surat tugas dan wajib diakhiri dengan nerbitin laporan. Satu penugasan biasanya dikerjain oleh satu tim yang terdiri dari anggota tim, ketua tim dan supervisor. Nah posisi gw dalam penugasan adalah jadi anggota tim, anak bawang. kalo di FBI sih klasifikasi gw termasuk "field agent". keren kan? #ehm #kipas2poni. tapi dalam prakteknya, jobdesc gw ga jauh-jauh dari ngitung, ngerekap dan ngorder makanan.
Masih tentang jodesc di dalam tim, sebenarnya inti dari teamwork yang gw alami selama ini adalah "bersama-sama saling merepotkan satu sama lain". Tugas ketua tim adalah merepotkan anggota tim, sedangkan tugas anggota tim adalah ngerecokin kerjaan ketua tim. Ketua tim dan anggota tim biasanya berkolaborasi pada akhir penugasan membuat supervisor pusing mabok berbusa-busa nge-review hasil kerjaan.

Back to topic, gw sebagai anggota tim yang baik selalu kebagian tugas bikin draft rencana penugasan. mulai dari surat tugas dan semua dokumen yang diperlukan.. termasuk bikin rencana berapa sachet kopi dan teh yang diperlukan serta berapa gorengan yang harus dibeli selama bertugas. Semua konsep ato draft penugasan gw buat sesuai perintah dari atasan. Di kantor gw, yang disebut "atasan" adalah semua orang yang levelnya bukan anggota tim. Kebayang kan, di kantor gw ada 86 auditor, dan cuman 20-an yang anggota tim, selebihnya adalah "ATASAN". Draft awal jadi, gw save file dokumen dengan nama "Surattugasseninpagi.docx" trus gw serahin ke ketua tim buat diparaf, trus naik ke supervisor, kena revisi juga akhirnya.. biasanya sih revisi cuman tanda baca, salah hurup, spasi yang lelompatan, atau salah nulis nama kepala kantor (ini parah!). Setelah gw benerin sesuai revisi, gw save as filenya jadi "surattugasselasasore.docx". Untuk menghindari salah nyetak ato salah ngapdet file, biasanya gw bikin file name-nya sesuai saat gw nge save terakhir file itu. Pernah suatu kali gw nge-save file draft kaya gini "laporanakhirkamismalemjamduasemogagakdirevisilagi.docx" dan sialnya masih kena revisi dan saking juteknya gw rename jadi "laporanakhirjumatsoretuhantolongjanganbuatsayalemburmalamini.docx" hahahaha..
ada temen gw yang lebih ekstrim dalam menamai file draft-nya. Pernah gw minta copy file dari komputer, gw cek di flash disk gw ternyata file laporan itu dinamai "doraemonkeujananbecekgakadaojek.doc". Alasan dibalik nama file itu adalah sebagai ungkapan stres dari panjangnya revisi yang harus dijalani. Untung temen gw gak nekat majang gambar doraemon di sampul laporannya.

Pernah suatu kali gw ngerevisi laporan yang dibikin ketua tim gw, semua angka yang tertulis di laporan harus diubah karena data pendukungnya berubah. Gw naikin draft laporan ke supervisor dengan pikiran bahwa draft ini gak akan ada revisi signifikan lagi mengingat jari-jari gw udah di-gips kebanyakan ngetik. Ternyata si bapak supervisor gak ngerti kalo ada perubahan data pendukung, dan nyuruh balikin angka-angka ke format awal. Berhubung gw ga punya salinan file awal laporan, terpaksa gw kudu ngetik dan ngitung semua dari awal. Besok siangnya, setelah laporan gw ganti, si bapak supervisor bilang "luk, itu angka yang kemaren ternyata udah bener, lu print lagi ya yang versi kemaren!" seketika idung gw berbusa-busa denger omongan pak supervisor barusan, keluar belatung dari kuping gw. here's the problem: gw ga nge back-up draft yang versi sebelum ini. Untuk yang ketiga kalinya, gw kudu ngerjain hal yang sama, ngulang dari awal. Harusnya gw dapet "nobel perdamaian bidang kesabaran" untuk kerjaan ini.

Apakah penderitaan drafting berakhir disitu? oh tidak, ini belum sampai di bagian akhir cerita dimana jagoan memenangkan pertarungan lawan monster kertas HVS dan siluman printer. Setelah urusan angka-angka selesai, muncul masalah lainnya yang lebih parah.. err.. memalukan juga sih. Setelah draft laporan nyampe di kepala kantor untuk ditandatangani dan difinalkan, disana sebuah masalah baru muncul dengan gemilang. Ternyata ketua tim gw awalnya nyusun laporan ini dapet nyontek dari format laporan tim lain, disinilah masalah itu terjadi. Harusnya laporan gw ngebahas tentang hasil kerjaan di "kabupaten A", tapi ternyata di dalam laporan yang muncul adalah "Kota XYZ" dan ketua tim gw lupa ngganti "Kota XYZ" jadi "kabupaten A". Sejak kapan ada kepala daerah yang jabatannya "Walikabupaten".. Gini nih kalo ketua tim terlalu percaya mitos "Find and Replace atau Ctrl+F". OK, untuk kesekian kalinya. GW KUDU NGEBENERIN LAPORAN! LAGI!!! dan gw harus dapat penghargaan pegawai teladan untuk periode tahun depan! CRAPP!!!!


powered by OTAKKANANBERRY

Minggu, 04 September 2011

Ternyata google mengenali gw sebagai selebritis :D

Pagi ini gw iseng ngecek blog, sekedar ngeliat berapa orang yang sudah membuang-buang waktunya tersesat masuk disini. Pagi ini 23 orang sengaja mengikis intelegensia-nya ngebaca postingan-postingan gak penting.

Setelah gw liat statistik URL referensinya, rata-rata pembaca blog gw masuk dari link yang gw pajang di fb. Hanya beberapa yang keliatan masuk ke blog gw secara langsung ngetik "otakkananluki.blogspot.com" di address bar browser-nya. Gw sangat prihatin dengan pengunjung jenis ini.. Ketauan banget kalau mereka bener-bener butuh hiburan tidak sehat dari blog gw heheheh.. Anyway, thanks for visiting yeah :D

Golongan selanjutnya dari pembaca blog gw adalah kaum tersesat yang nyasar gara-gara salah masukin search key di google. Huwahahaha.. Harusnya mereka ini mendapatkan pencerahan yang tepat dari om gugel tapi malah disesatkan ke blog gw.. Weleh weleh.. Gw sangat berduka cita kepada mereka. But anyway, thanks for visiting.. Dan segeralah bertobat. Semua isi blog gw sangat menyesatkan :D
Gw kaget baca URL stats karena ada satu link dari google yang merujuk ke blog gw. Agak aneh sih, biasanya kalo search term yang ngarah-ngarah ke blog gw biasanya "catatan seorang psycho", "Orang paling menyedihkan sedunia", "komplikasi ketololan dan kebodohan" dll. Nah kali ini beda! Search terms yang tertulis disitu adalah "Barcode blackberry artis". Artinya adalah ada seseorang yang nyari barcode blackberry selebritis lewat google, dengan harapan bahwa dia akan nemu barcode-nya Christian Sugiyono, Johnny Depp, Ariyo Bayu, ato taylor lautner tapi malah yang dia temukan adalah barcode blackberry yang gw pajang di blog gw. Kasian banget gak sih?? Mari kita mengheningkan cipta untuk orang ini..

Untungnya belom ada orang yang tiba-tiba nge-invite BBM gw trus nanya, "Ini Christian Sugiyono ya?" Atau "Mas Ario Bayu yang maen di Catatan Harian si Boy kan??" Atau "Johnny depp, I'm your fans!!" Atau "Dear taylor lautner, gigit gw dong.." :D

Memang google serba tahu. Yahh ketauan juga akhirnya kalo gw emang artis..

#sodorinkantongkresek
#silahkanmuntah
powered by OTAKKANANBERRY

Minggu, 03 Juli 2011

Hikayat sebab-akibat

Menurut beberapa orang, hidup manusia adalah serangkaian sebab-akibat. Semua perbuatan kita akan membawa akibatnya masing-masing di masa depan. Tapi gw gak percaya itu. Non-sense. Menurut gw, (menurut pengalaman gw) hidup terdiri dari rangkaian "sebab-akibat-akibat-akibat-... Dst-akibat).
Satu kebodohan akan membawa kecerobohan dan kesalahan yang datang terus menerus di kemudian hari (beneran, ini versi gw)
Seperti yang gw alami hari minggu kemarin.

Sebab: sabtu sore keluyuran gak jelas. Lupa kudu ke gereja dan lupa kalo ada kerjaan yang masih belum kelar.

Akibat 1: hari minggu gak bisa bangun pagi. Terpaksa ikut misa siang yang dipenuhi oleh jeritan anak kecil. Sukses gak dapet apa-apa.

Akibat 2: karena ikut misa siang, gw telat datang latian aikido dan efeknya, gw kebagian ngajar anak-anak baru yang bahkan belum bisa membedakan mana tangan kiri, mana tangan kanan. Terkuraslah energi gw ngajarin satu fakta bahwa "tangan kanan tuh yang dipake buat makan dan ngupil". Akhirnya mereka ngerti mana kanan, mana kiri! Yeayy!!

Akibat 3: lupa kalo masih banyak kerjaan yang masih kudu dikelarin. Rencananya sih bakal dikerjain hari sabtu tapi kenyataan dan kemalasan berkata lain. Sampe hari minggu sore, kerjaan sama sekali belum gw sentuh. Males oh males!! Dan akhirnya jadi lah gw berencana nebus semua dosa gw terhadap tumpukan berkas berduri itu. Sekali lagi, kenyataan berkata lain. Plan awal bakal mulai kerja jam 4 sore tapi ternyata gw sukses ketiduran jam 4 sampe jam 7. Goblooookkk!! kerjaan belom berubah wujud sama sekali dan tinggal beberapa jam menuju hari senin. Akhirnya: BEGADANG!! Tapi gak selesai juga, senin pagi kudu buru2 diprint di kantor sebelum terjadi pertumpahan darah rebutan printer lawan orang2 kantor laen yang rata2 punya nafsu gede untuk ngeprint.

Akibat 4: bangun pagi: GAGAL!! Buru-buru ngantor. Kalo biasanya ngantor jalan kaki santai, hari ini gw ngantor jalan kaki dengan birama 8/4 (baca: lari). Sampe kantor ternyata masih sepi, langsung eksekusi printer, nyusun dokumen, misahin berkas yang udah gak kepake trus disobek biar gak bikin bingung. Dilanjutkan dengan merapikan berkas yang udah fixed tapi ternyata masalah berawal dari sini. Ada 1 dokumen yang gak ketemu padahal tuh berkas baru aja gw pegang. Akhirnya gw nyerah ngubek2 berkas fix sampe gw nyadar bahwa ternyata berkas yang gw cari udah jadi sobekan kecil di tempat sampah. Guwobbbloooookkkk!!!!

Semoga tidak terjadi akibat-akibat buruk dan naas selanjutnya. aaarrgghh
powered by OTAKKANANBERRY

Minggu, 12 Juni 2011

Once a while in kondangan..

Alkisah setelah sakramen pemberkatan perkawinan selesai, gw dan rombongan penggembira (yang mana salahsatunya adalah gw) cabut dari gereja menuju ke gedung resepsi yang letaknya tepat di sebelah gereja.

Strategi penghematan biaya pernikahan: lokasi acara yang saling berdekatan!! Menghemat sangat banyak ongkos, mulai dari ongkos transportasi, ongkos katering, ongkos sewa gedung dan bahkan ongkos fotokopi KTP. Akan lebih hemat lagi kalo di depan gedung resepsi ada tukang es buah yang mangkal.

Rombongan penggembira ini sebenarnya gak memiliki peran khusus di resepsi. Gak ada mereka (dan gw) pun gak akan ada efeknya terhadap kelancaran resepsi kecuali kalo di depan gedung tiba2 ada demonstrasi. Baru lah embak2 cantik tapi kekar (kecuali gw) bisa berguna. Rombongan penggembira ini terdiri dari 7 wanita nyentrik dan 1 pria unik (yang mana secara kebetulan adalah gw). Embak-embak sakti ini adalah teman sependeritaan mempelai wanita sementara gw adalah orang yang selalu dibuat menderita oleh mempelai wanita. Dan satu catatan lagi, ketujuh wanita itu bersanggul!! Camkan pembaca, BERSANGGUL! Jadi cukup wajar kalo sepanjang acara gw gak berani banyak bertingkah. Takut kalo tiba2 kena lempar sanggul.

Meskipun dekat, perpindahan dari gereja ke gedung resepsi ternyata sangat menyiksa. Sebuah kombinasi lengkap antara teriknya matahari, baju tradisional dan sanggul ban vespa milik embak2 ajaib itu. Siang itu gw bener2 mirip dalang parto di OVJ dengan 7 sindennya. Bedanya adalah gw jauh lebih mempesona daripada dalang parto dan sinden-sinden disebelah gw jauh lebih rame dan galak daripada dewi gita.

Beberapa abad kemudian setelah gw dan para sinden mutant ini berjuang melawan terik matahari dan kain jarit yang memaksa "mlaku timik-timik" kaya kecoa lagi ngincer mangsanya akhirnya kami sampai di gedung resepsi. Rombongan split (split:misah! Bukan split:kayang) dengan alasan ruangan gerah. Akhirnya jadi lah gw, nian, maris dan mahe (nama terakhir adalah figuran yang perannya gak begitu penting, kebetulan dia cowonya maris) milih duduk diluar sambil nunggu acara dimulai. Sambil nunggu, muncullah pembicaraan gak penting,
M: mas, duduk sebelah sana aja.
Gw: ogah, pada geser dong!!
M2: cewe sebelah cakep nyuk!
Gw: ogah!! Buruan geser gih
M: weleh pantesan jomblo, ndak berani!! Payah! Kan udah pake baju dalang, udah ganteng mas.
(Lalu tiba2 datang anak kecil dan pria dewasa mapan nyamperin cewe yang tadi dibicarain)
Gw: noh liat noh! Lu bedua masih nyuruh gw nyamperin tu cewe?? Gw mah dari awal udah ngesurvey makanya gw tau cewe tadi udah "attached somehow".
Gwlagi: trus yang cewe di depan jadi penerima tamu yang dari tadi lu bedua kode-in ke gw, iya sih manis tapi dia masih SMA! Gw udah kenalan tadi! Dan kalo gw jadian ama dia, repot!! Harga diri gw kemana?? Moso gw kudu manggil mbak vivi jadi "tante ipar vivi"?!?. Sori ya, radar gw jauh lebih peka daripada radar punya kalian hehehehe.

Sebagian rombongan merasa iri dan dengki karena ada anak kecil beserta emaknya sukses nyomot martabak padahal acara belom dimulai, akhirnya setelah dialog panjang dan tarik ulur kepentingan maka diputuskan bahwa kami mengirim utusan untuk uji nyali nyomot martabak. Utusan itu adalah pemeran figuran yang kebetulan saudara dari salah satu sinden ajaib si mbak nian. Dan SUKSES!!! akirnya beberapa potongan martabak sampai dengan selamat ke perut kami (dan tetap, acara belum dimulai!)

ningnongninggung... ningnongninggung.. ningnongninggung.. tiba-tiba kedengeran suara gamelan. Di pilem horror, kalo udah ada suara gamelan biasanya bentar lagi kuntilanaknya keluar trus tiba-tiba gigit tukang sate. eh maap sedikit OOT, lanjut! acara resepsi dimulai, kedua penganten diketemuin trus ngelakuin beberapa ritual yang mungkin bisa dikreasikan jadi lebih menarik. Contohnya, ada ritual dimana pengantin pria nginjek telor trus kakinya dibersihin oleh penganten wanita. Harusnya ritual ini dikreasiin jadi si penganten pria dateng, ngeliat telor trus ngelempar telor itu ke arah penganten wanita. Penganten wanita nangkep telornya gak pake tangan tapi pake wajan dan di belakangnya sudah tersedia satu set kompor... jadi deh telor ceplok! lebih make sense kan??!!

Beberapa menit setelah ritual-ritual ajaib kelar, waktunya salam-salaman dengan kedua mempelai. sebenarnya salam-salaman ini hanya kedok dari gw dan nian untuk melakukan perbuatan kriminal terselubung yaitu "nyolong melati" dari penganten dengan harapan (ah gak usah disebut lah, udah pada tau juga kan). dan usaha jahat itu gagal! sepertinya melati-melati itu dironce pake rantai kapal jadinya gak bisa dicomot. mungkin kondangan selanjutnya gw akan bawa mesin las pas salaman dengan penganten biar bisa nyomot melati-nya. doakan saya!!

turun dari panggung pelaminan, rombongan penggembira yang udah gak kumplit jumlahnya ini langsung pada ngeluarin jurus ninja, pada ngilang semua! jago banget deh kalo lagi ngantri makanan! gak nyampe 5 detik udah pada mencar ke semua penjuru makanan. dan gw clingak-clinguk sendirian nyariin gerombolan sinden siberat. Ternyata nenteng kamera, pake beskap kumplit dan blangkon sangat mengurangi kelincahan gw selama resepsi itu. terutama kelincahan ngeliat makanan nganggur. harus segera dievaluasi!!!! dan diperbaiki!!!
powered by OTAKKANANBERRY

Selasa, 31 Mei 2011

Me vs alarm

gw bukan tipe orang yang bisa menikmati tidur yang nyenyak 18 jam sehari (eh). Kalo cinderella harus segera pergi dari pesta sebelum jam berdentang 12 kali, ini sangat berkebalikan dengan gw. Mata gw baru bisa nutup setelah ngeliat bahwa jarum jam sudah melewati angka 12. Kelainan ini yang kadang bikin gw kesusahan bangun di pagi hari. Tapi anehnya kalo bangun kesiangan, gw akan terbangun karena badan udah pegel-pegel kelamaan tidur.

Untuk memastikan kualitas tidur dan memastikan gw bangun pagi tepat waktu, gw terbiasa memasang beberapa alarm yang waktunya atur berbeda-beda. Sekali lagi, hanya untuk memastikan gw bisa bangun pagi tepat waktu tanpa harus ngerasain pegel2nya badan.

Alarm 1.
Alarm pertama adalah blackberry gw yang selalu gw set jam 05.30. Alarm ini gw nyalain kalo gw harus bangun pagi buta (disini, jam 5.30 masih gelap seperti jakarta jam 4.30). Suara gak gw atur kenceng biar gak kena omel ibu kos. Titititit.. Titititit.. Titititit.. Langsung gw raba rak tivi. Pencet tombol "dismissed". Bisu dah alarm pertama.
Seringkali alarm ini gagal dan gw pun molor sampe alarm no 2 berbunyi

Alarm 2.
Alarm weker ini berasal dari hp samsung gw. Di set jam 6.00 otomatis nyala tiap pagi dengan suara yang cukup untuk ngagetin ibu kos pas lagi masang sanggulnya. Alarm ini cukup efektif ngebangunin gw tapi kadang kalo emang lagi ngantuk parah, bisa2 gw gak kebangun meskipun alarm ini udah berbusa teriak-teriak. Kalo gw gak kebangun-pun pada akhirnya alarm ini bakal bisa gw ngebuka mata. Bukan karena suaranya tapi karena gedoran pintu dan teriakan ibu kos yang bilang "LUKIIIII, ITU ALARMNYA BUNYI!!!!" Dan sontak gw pun terpaksa bangun dan bilang "IYA BUU, MAKASIH". Selanjutnya matiin alarm no 2. Bahkan kalo ngebo-nya gw lagi parah, bisa-bisa gw tidur lagi setelah kejadian serangan ibu kos tadi.
Sampai alarm ke-3 berbunyi.

Alarm 3.
Diantara alarm2 yang gw sebutin sebelumnya, alarm ini adalah alarm paling unik dan paling sukses bikin gw bangun tidur dengan rasa kaget dan membuat jantung terpacu lebih cepat. Alarm ini berbunyi secara acak, kadang muncul lagu "heli guk-guk-guk", kadang bunyi lagu "lihat kebunku" dan kadang muncul lagu "balonku ada lima" atau lagu-lagu anak lainnya. Pokoknya acak!! Begitu gw denger suara ini, jantung gw langsung berdetak lebih cepat, tiba-tiba panik datang. Pikiran kacau. Blank!! Kalo sampe alarm ini berbunyi artinya "GW UDAH TELAT NGANTOR!!!!!" Dan jam sudah menunjukkan pukul 07.25. Alarm terakhir ini bukan punya gw, bukan gw yang nyetel waktunya. Alarm ini adalah bunyi backsound dari playgroup yang ada di sebelah kosan gw dan berbunyi sebelum kelas dimulai jam 07.30.

Itu tadi 3 alarm yang bergantian ngebangunin gw dengan cara khasnya dan kengeriannya masing-masing.
powered by OTAKKANANBERRY

Sabtu, 16 April 2011

Interogasi sabtu malam

*kriingg *krriiingg *hape getar

Liat caller Id :Mamma
Tumben nyokap nelpon..

*angkat

Gw: halo ma,
Emak: eh kik, lagi ngapain?
Gw: dikosan aja, baru balik makan tadi pulang dari gereja. (Sampe titik ini gw belum berbohong apapun)

Emak: lhah malem minggu ke gereja? Gak pacaran koe le?
Gw: *jlebb pacaran sama siapa maakk!! Hooh biasa ikut misa sabtu sore soalnya kalo minggu susah bangun pagi.

Emak: oh iyo iyo.. Eh tadi bacaannya apa? Romo kotbah tentang opo??
Gw: *panik (waduh diinterogasi nih).. Err bacaannya ya itu ma (duh bakal panjang ini interogasinya).

Emak: pasti gak konsen tadi ngikutin misanya le! Iya kotbahnya tentang apa??
Gw: *jeggeeerrrrr!!! (Kalo gw bilang temanya "anak yatim", emak gw gak bakal percaya karena tema ini udah sering gw pake nutupin alibi gak dengerin kotbah pastor) tadi kotbahnya tentang "blaa blaa bblaaa.." (Semoga alibi gw diterima)

Emak: ohhh.. Bawa puji syukur (buku doa dan lagu misa) gak?
Gw: enggak ma, kan gak punya.

Emak: haduh le, kok ya ndak beli to! Buruan beli. Jangan-jangan kamu juga ndak punya alkitab?!!
Gw: hehehe iya ma, emang gak punya (belom sempat beli tepatnya)

Emak: uwes, pokoknya buruan beli! Jangan bikin malu kamu ya!!
Gw: inggih maa.. (Pasrah..)

Emak: udah ndak konsen misa, ndak bawa puji syukur, ndak punya alkitab pula. ati2 kualat kamu. Jangan2 masih gak pernah ikut nyanyi kamu pas misa?!!
Gw: hehehe iya iya ma, ntar beli. Err kalo yang enggak ngikut nyanyi sih tetep.. Lha wong nggak apal lagunya, gimana mo nyanyi.

Emak: oalah leee!! *censored *censored *censored *censored *censored... *censored (maaf, tidak untuk konsumsi publik)
Gw: inggih maa...

*klik (phone closed)

Nb: ma, yang sabar ya, paling enggak anakmu ini masih rajin ke gereja :)
powered by OTAKKANANBERRY

Sabtu, 09 April 2011

Gw dan buku..

Pas lagi misa tiba2 hape gw geter2 ada miskol dari bang hendra (security kantor), Gw reject. trus ada sms masuk "dek, ada paket dateng nih". Kelar misa langsung gw ke kantor buat ambil paket kiriman buat gw. Ternyata dugaan gw bener. Paket itu isinya buku yang gw beli online. kemaren gw emang sempat order buku online karena buku yg gw cari ga ada di gramed.

Buku baru lagi. Padahal di kosan masih ada tumpukan buku yang belom sempat gw baca. Bahkan ada beberapa buku yang dari pertama gw beli beberapa bulan lalu sampe sekarang belum sempat gw buka bungkus plastiknya. Ada juga buku yang baru gw baca sebagian trus kegeletak gitu aja di rak.

Gw bukan tipe pembaca yang tekun. Gw membaca buku salah satunya adalah untuk refreshing, sekedar melihat dunia lain diluar rutinitas gw. Jadi wajar lah kalo banyak buku gw gak "khatam" kebaca-nya. Untuk baca buku, gw butuh suasana dan timing yang pas serta materi buku yang sesuai. Gak jarang gw beli buku, trus baca beberapa bab awal dan kemudian males nerusin baca. Keduluan ilfilnya. Tumpukk!!

Koleksi buku gw antara lain novel komedi, cerita cinta (kebanyakan suram), pengembangan diri, kumpulan cerpen, pengetahuan umum, seni, politik (sedikit banget), agama (cuman gw pajang), wayang dan mitologi.

Gw inget banget dulu nyokap sering bawain buku dari perpustakaan sekolah buat gw baca. Dari situlah awalnya gw berkenalan dengan buku. Hampir semua seri Lupus udah gw baca. Dulu nyokap sering bawa novel detektif buat dibaca sendiri, buku ensiklopedi dan humor buat gw dan buku-buku bergambar buat adek gw. Itu semua adalah oleh-oleh yang gw tunggu setiap nyokap gw pulang ngajar di sekolahnya.

Pertama kali gw beli buku (selain buku pelajaran) dulu pas esde. Gw nabung mati-matian sampe akhirnya kebeli satu judul serial lupus. Dari situ muncul obsesi untuk belanja buku. Dulu gw sempat suka baca harry potter. Tapi akhirnya gw menyerah karena tebelnya yang naujubileh.

Gw jarang banget belanja baju. Bisa-bisa dalam 6 bulan gw ga masuk mall. Tapi, seminggu sekali pasti gw ke gramed. Entah kenapa gw selalu nemu ketenangan di gramed. Meskipun enggak beli buku, tapi pasti gw bisa nenangin diri diantara tumpukan buku dan aroma kertas dan lem jilidan buku. Kalo lagi dapet mood belanja, gw bisa beli beberapa judul buku sekaligus. Gak pake ba.. Bi.. Buu.. Gesekk!!! Bayarr!! Nyampe kosan paling buku2 itu gw buka sampunya, tandatangani, trus tumpuk! Udah gitu aja sampe ntar dapet mood buat baca.

Gw punya satu buku favorit, yaitu novel judulnya "gege mengejar cinta" yang ditulis oleh Adhitya Mulya. Gw udah berkali2 baca buku ini dan masih aja suka sampe sekarang. Dan pastinya anda semua tau kenapa saya suka buku ini :)

Dari tumpukan buku "gak penting" yang gw koleksi, sedikit banyak ada hal yang gw pelajari dari buku-buku itu. Memang benar kalo buku adalah jendela dunia. Apakah buku juga menjadi jendela hati anda??
powered by OTAKKANANBERRY

Kamis, 07 April 2011

My 24th april 7th

Bangun tidur hari ini sama seperti biasanya, nyari-nyari bb yang entah kenapa selalu ngumpet tiap pagi. Selalu susah dicari. Setelah malam sebelumnya gw shock karena nerima ucapan selamat ulangtaun pertama dari keset bulukku- taplak bekasku-kain pel usangku-Shanti, untung gw masih diberi anugerah kesabaran yang tinggi untuk ngebuka bb pagi ini. Berharap tidak ada ancaman seperti yang gw terima semalam heheheehe (shanti, thanks ya!!)

Yak sambil ngucek-ngucek mata dan nguap-nguap seperdelapan sadar dan sambil berusaha ngumpulin nyawa yang berceceran (harga diri juga), gw buka bb dan ngeliat ada apa di blekberi gw pagi ini.. ternyata ada 2 message BBM dan 1 sms. Gw heran kenapa shinta dan mas ade ngeBBM gw barengan.. Jangan-jangan mereka.. AMIN! Gw reply lah ucapan selamat ulangtaun dari mereka. Sip, beres, lanjut buka inbox SMS.. Ternyata ada sms dari emak, ngucapin selamat ulangtaun dengan sangat sederhana seperti taun-taun sebelumnya. Isinya cuman gini "Kik mat ultahya smg sukses slu god bless you always". Nyokap gw emang orangnya cuek banget, gak pernah mau repot dalam hal apapun. Semuanya serba simple. Dan mungkin ini yang nurun ke gw hehehe.

Buka twitter, eh ada notifikasi mention.. Ternyata Bunda Dessy nge-mention ngucapin selamat ulangtaon. Waduh bisa tau nih semua orang kantor kalo gw ulangtaun hari ini.

Nyampe di kantor tiba-tiba hape gw bunyi. Tumben2an nih hape bunyi, biasanya diem aja nih hape. Kirain udah rusak gak mau nerima sms ato telepon. Gw liat caller ID, ada tulisan "laurentius, yosi". Ah ngapain nih preman dago nelepon. Gw angkat eh malah gw ditanyain "nyuk, kalo lu jadi cewe, kira-kira lu pengen punya pasangan cowo yang kaya gimana?!". Kaget dong gw ditanyain begituan. Gw ngerti banget kelakuan si yosi ini, pasti ada apa-apa dibalik omongan dia barusan. Dan ternyata benar. Kata dia, "gw ga mau asal ngedoain elu nyuk, makanya gw nanya kaya gitu tadi karena pada dasarnya sifat2 yang lu sebutin adalah sifat yang elu pengen tapi sekarang belom ada di elu. Jadinya gw doain elu jadi cowo yang dewasa, nyambung dan gak protektif hahahaha". Ah cemong, kena deh gw. "Tapi thanks atas doa lu yang akurat itu yos!"

Semakin siang, semakin banyak temen2 ngucapin selamat ulangtaun, ada yang ngucapin lwt sms, fb, bbm, ym, gtalk dan ada yang ngucapin lewat burung merpati! (Boong ding yang terakhir :)) tapi entah kenapa semua ucapan dari temen-temen deket gw mengandung kata-kata yang identik. Pasti ada kata "jodoh, nikah, married, jomblo, wanita, undangan". Aaaarrrggghhh Pada janjian yak ngucapinnya?!! Orang-orang kantor juga tiba-tiba jadi heboh pas ngerti kalo gw ulangtaun. Tiba-tiba berasa jadi lebaran aja, semua orang nyalamin gw. Hehehe *terharu *(T_T)

Yang bikin gw lebih terharu hari ini adalah ternyata banyak banget temen2 gw yang care ngucapin selamat ulangtaun. Gw ga pernah ngebayangin ini, meskipun cuman tau dari fb, dan meskipun gak deket, gw sangat terharu karena ucapan-ucapan dari mereka. Gak penah nyangka.

Siangnya sohib gw robet nelpon setelah dia gagal ngasih ucapan lewat voice message di gtalk. Sok-sok-an sih!. Baru kali ini ada orang ngucapin selamat ulangtaun malah minta kado. Nah lo!! Dasarnya sama punya hobi jalan-jalan, pembicaraan di telepon beralih ke rencana travelling ke jawa tengah bulan juli.

Ibu-ibu yang duduk di seberang kubikel gw sampe heran kenapa gw seharian cengar cengir sendirian. Iya gw cengar-cengir nggilani gak jelas karena ngebalesin ucapan-ucapan seharian ini. Berhubung hari ini gw off duty, jadi gw bisa nge reply semua ucapan selamat ulangtaun. Semuanya. Satu-persatu.. Err ga banyak sih soalnya.

Entah berapa kali hari ini gw ngomong kata "makasih", "amin", "gbu too" ato "hahahahaaha".. Yang jelas gw seneng banget ternyata banyak orang yang care ke gw. Dan ini adalah berkat tersendiri buat gw.

Sekali lagi, terimakasih atas semua ucapan dan doa sepanjang hari ini. Terima dan kasih. :)
powered by OTAKKANANBERRY

Rabu, 23 Februari 2011

Happy anniversary, Otakkananluki!!

Dulu Februari 2008 dan sekarang Februari 2011.. Udah tiga taun gw ngeblog. udah banyak sampah gw lempar ke blog ini. udah banyak polusi huruf dihasilkan oleh blog ini. Mulai dari hasil ngelamun di gereja, inspirasi dari curhatan temen, ekspresi kegalauan, banyolan yang ga penting, kemarahan yang enggak tersalurkan, bahkan sampai hal bodoh yang gw alami semuanya gw tumpahin disini. Oh iya lupa, ada juga beberapa jepretan cacat yang gw paksain untuk dipamerin disini.

Agak memprihatinkan memang kalo diliat blog ini hitsnya ga sedasyat google ato yahoo.. Ya maklum sih gw ga pernah ngiklanin blog ini. Bahkan mungkin 80 persen hit ke blog ini adalah gw sendiri. (T.T) Gw pengen bikin blog gw se-personal mungkin jadi yang buka blog gw adalah orang yang bener-bener kenal gw (pembelaan atas sepinya blog ini hehehe).

Agak mengkilas balik awal gw ngeblog, dulu gw niat bikin blog ini adalah karena gw lagi ngedeketin cewe.. Saat itu taun 2008, lagi serius-seriusnya semester akhir kuliah gw. Lewat blog ini gw cuman pengen dikenal, bukannya gw memamerkan diri gw. And it works!!! Blog ini sempat bikin gw deket dengan gebetan saat itu. Dia suka cara gw ngeblog Yah meskipun akhirnya usaha gw kandas (T.T) Dan mungkin sampe sekarang dia masih jadi pembaca setia blog ini.

Inget dulu harus bela-belain ke warnet buat nulis postingan, eh ternyata lupa mau nulis apaan. inspirasi entah jatoh dimana... batal nulis postingan. ato pas pengen tiba-tiba nulis ternyata warnet lagi penuh.. ngantri.. eh pas dapet giliran malah mood nulis udah ilang. Sekarang, setelah tiga taun ngeblog, akhirnya otakkananluki punya satu followers! yah satu orang nekat itu adalah inez. junior gw yang juga lagi belajar ngeblog. INEZ! TARARENGKYUH SO MUCH!

Dari blog ini, gw belajar ngeluapin apa yang gw rasain secara naif. Polos dan tanpa maksud apapun. Selalu ada kepuasan setelah mencet tombol "PUBLISH". Gw sengaja gak pernah nulis hal-hal berat disini, gak pernah gw nulis apapun yang sifatnya serius. Kalopun tema tulisan gw serius, pasti gw bawain secara nyantai. Gw pengen blog ini bisa dinikmati dengan santai, ringan dan renyah. Sukur-sukur yang baca blog gw bisa terinspirasi dan mensyukuri hidupnya (tentunya karena melihat bahwa ada orang yang jauh lebih ngenes dari mereka-yaitu gw). Itu adalah kepuasan tersendiri buat gw.

Kadang apa yang gw tulis disini adalah sebenarnya nasihat pribadi untuk diri gw sendiri. Gw pengen memotivasi diri sendiri melalui tulisan, dan gw pengen ini bisa dishare ke orang lain. Mungkin kalo diliat mutu tulisan, gw masih jauh untuk dibilang "blogger". Tapi ya inilah cara gw menulis. Cara gw menyampaikan isi otakkanan gw. Cara gw "menjual diri". Melalui ini. Melalui Otakkananluki

Selamat 3 tahun Otakkananluki!!
powered by OTAKKANANBERRY

Reflecting modernity through a convex glass in a church

Last Sunday morning, while attending weekly mass at kodaira's local catholic church, i noticed something strange. I have been here for s...